
OTOCOID, Jakarta - Memasuki musim kelima, Honda Jazz Speed Challenge kini semakin menarik dengan beberapa perubahan regulasi yang menjadikan lomba kian kompetitif. Selain itu, penambahan kelas baru untuk pembalap pemula juga menjadi daya tarik tersendiri untuk seri balap nasional khusus Honda Jazz yang seri keduanya akan digelar pada 23 Mei 2010 di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat.
Salah satu regulasi baru yang diperkenalkan musim adalah aturan pembatasan penggantian ban, dimana pada sesi kualifikasi para pembalap hanya dibolehkan memakai satu set ban (4 buah) saja. Hal ini dimaksudkan agar ada kesetaraan antarpembalap sehingga sesi kualifikasi semakin kompetitif.
Selain itu, Honda Jazz Speed Challenge 5 semakin menarik dengan dibukanya kelas baru yaitu kelas Rookie yang dikhususkan untuk pembalap yang belum terjun ke balap profesional sebelumnya. Kelas ini akan menjadi kelas baru yang sangat menarik bagi para pembalap baru di Indonesia untuk bisa meraih podium.
Perebutan untuk podium pun semakin ketat karena pada musim ini hanya tiga pembalap dari 4 kelas (Master, Rising Star, Promotion, dan Rookie) yang akan mendapat hadiah piala dan uang pada setiap serinya. Pada musim sebelumnya ada sebanyak 5 pembalap yang mendapatkan hadiah di setiap kelas. Total hadiah yang diperebutkan untuk Honda Jazz Speed Challenge 5 adalah Rp. 500 juta.
Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Dari Balap seri pertama sudah terlihat bahwa persaingan di ajang ini semakin ketat, dimana para pembalap senior semakin menunjukkan kematangannya sementara para pembalap pemula mendapatkan kesempatan untuk semakin bersinar. Honda Jazz Speed Challenge ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi para pembalap muda untuk kemudian berprestasi di ajang balap nasional hingga sampai ke jenjang internasional.”
Dari hasil seri sebelumnya, yang diadakan pada tanggal 11 April 2010 lalu, posisi teratas Master untuk sementara dipegang oleh Sunny TS dari Honda Jakarta Center. Sementara di kelas Rising Star dipimpin oleh Benny Santoso dari Biker Plus, sedangkan yang pemimpin klasemen promotion adalah Rudi RS dari Bintang Sobo Racing dan pemimpin klasemen baru Rookie adalah Ardian Trisura dari Kiara Auto Tech, dimana semua pembalap tersebut menggunakan All New Honda Jazz sebagai mobil balapannya.
Di samping Honda Jazz Speed Challenge 5, pada hari yang sama juga akan digelar seri kedua untuk kelas bergengsi Indonesia Grand Touring Car Championship (IGTC), dimana tim Honda Racing Indonesia akan kembali berlaga. Di kelas ini, kita diikuti oleh 24 peserta pembalap pada seri 2 tersebut. Dimana tim Honda masih akan diperkuat oleh pembalap Alvin Bahar yang untuk kedua kalinya akan mengandalkan kekuatan mesin I-VTEC dari All New Honda Jazz untuk musim ini.
“Di arena balap hanya ada satu pilihan, yaitu mobil paling cepat yang akan menang. Karena itu, kami sangat bangga bahwa semakin banyak pembalap yang memilih menggunakan Honda Jazz dan mampu menjadi yang tercepat di Sentul. Dengan semakin banyak pembalap berpengalaman yang turun bertarung dengan jenis mobil yang sama, semakin banyak pula rekor catatan waktu tercepat yang tercipta,” papar Jonfis. Di musim 2009 lalu, rekor lap tercepat dipegang oleh Sunny T.S. dari Honda Jakarta Center Racing Team, dengan waktu 1 menit 52.631 detik.
Honda Jazz Speed Challenge 5 akan diadakan 6 seri dan IGTC akan diadakan selama 6 seri. Seri selanjutnya akan diadakan pada tanggal 20 Juni di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.
Add this page to your favorite Social Bookmarking websites







